kembalikan

15 pebruari 201

05.01pm

mengayun lengan bergerak lamban

langkah tertatih menyelusuri kelokan

pendaran mata redup menatap

seiring rasa di hati meratap

remang temaram diannya asmara

entah kemana jejak telapak mengembara

meraba cahaya mentari membara

seketika, memudar … meredup … mengabu … menghitam …

kelamnya sepinya tenggelamkan

kan tergapaikah angan yang terpelanting dikecuraman ?

 

 


gamang

9 pebruari 2011

10.22pm

sunyi di dalam kesepian

sendiri di dalam keterasingan

termenung di dalam lamunan

merangkai kisah yang melintas beriringan menyumpal rasa bergejolak perlahan

semakin jauh khayalan berkelana gundahnya hati tak tertahankan

mencari dan mencari tautan yang terlepas … mencari terus mencari

merenung menyelami diri

lintasan beribu kenangan kembali berarak

tergali bersama tetesan air mata diselingi sendatan teriak

lorong manakah yang kau pilih

dimanakah relungmu … tak teraih

tercabik hati terasa perih

gamang

 

 

 

 


bulan kolak

25 agustus 2010

4.09pm

Sepertinya sudah umum se umum2nya kalau berbuka puasa salah satu makanan favorit adalah kolak :). Kolak pisang, kolak kolang kaling, kolak campur dll.

Sama juga dengan diriku dan keluarga, tetapi bulan puasa kali ini aku tidak membuat kolak. Bukan karena sudah bosan, tetapi ada cerita dibalik tidak membuatnya diriku makanan kolak *beuhhhh kayaknya kok pentuing gitu ya*

Jadi ceritanya, di dekat rumahku terdapatlah sebuah gang, dan sekitar 10 meter dari mulut gang itu, terdapat sebuah warung. Isi warungnya …. yaaa macam2lah, layaknya sebuah warung, dan warung itu memang yang terdekat dari rumahku. Jangan ditanya berapa kali sudah aku atau suami atau anak2 mendatangi warung itu.

Naaaa di dekat ujung gang itu, apabila pada bulan2 biasa, maksudnya bukan bulan puasa, terdapat sebuah gerobag yang berjualan karedok dan lotek. Tau kaaaaaan apa itu … enak dan murah :). Dan pada saat bulan puasa si ibu penjual hanya buka pada sore hari menjelang buka puasa dengan berjualan kolak.

Bagaimana, sudah mulai terlihat kan kemana juntrungannya 🙂

Si ibu penjual ini sudah tua, sudah bercucu, tetapi dari semenjak dia baru menikah, si ibu sudah berjualan lotek di ujung gang itu. Wiiiih bayangkan berapa tahun itu.

Ketika aku berjalan menuju ke warung untuk membeli sesuatu, *membeli apa? rahasiaaaa :)*, si ibu dengan lantang berteriak, ‘neng mangga beli kolaknya neng’. Duuuuuh mana tega sih aku menolak, dan aku perhatikan memang pembelinya tidak seramai tahun2 yang lalu.

Jadi setiap kali ingin berbuka dengan menu kolak, aku membelinya pada si ibu itu. Dan agar aku tetap terlihat sibuk wkwkwkwk, aku membuat sesuatu yang lain selain kolak. Brownieslah, aroma pisanglah dll.

Begituuu ceritanya. Adakah sahabat2 yang mengalami juga seperti diriku?


gerbong khusus wanita …. WHAT ??!

19 agustus 2010

8.56pm

Berita yang aku dengar dari salah satu stasiun tv, hari ini telah diluncurkan gerbong khusus wanita. Haaaa??

Apa lagi ini? untuk apa perempuan dibuatkan gerbong khusus? Untuk menghindari pelecehan?

Bukankah lebih baik yang diajarkan adalah nilai moral, nilai saling menghargai antara sesama manusia, antara laki2 dan perempuan.

Sekali lagi dan lagi2, para orang tua mempunyai tugas untuk mengajarkan nilai moral ini, hargailah sesama manusia.

Janganlah dengan cara memisahkan dua lawan jenis manusia ini. Bayangkan apabila dunia -gerbong- hanya berisi satu jenis saja. Waaah ngga menarik !

Mungkin lebih baik apabila pihak kereta api memasang slogan2 yang mendidik disepanjang dinding gerbong, memasang peraturan sanksi apabila terjadi pelecehan, memasang himbauan yang membangkitkan keberanian untuk melawan dari para perempuan apabila mengalami pelecehan, dll.

Apa yang ingin disampaikan kepada kedua lawan jenis dengan pemisahan gerbong ini? Bahwa perempuan harus dipisahkan agar laki2 tidak tergoda? Aku rasa tidak seperti itu yang seharusnya. Laki2 dan perempuan mempunyai kedudukan yang sama, sesama makhluk ciptaan Tuhan, sesama manusia. Laki2 dan perempuan adalah dua lawan jenis yang saling melengkapi. Saling hormatilah sebagai sesama makhluk hidup ciptaan Tuhan, sebagai makhluk ciptaan Tuhan kita menghargai apa yang sudah Tuhan ciptakan untuk melengkapi arti kehidupan kita ini.

Yang lebih mengherankaku, di hari pertama peluncuran gerbong khusus wanita ini, menteri pemberdayaan perempuan terlihat puas menaiki gerbong tersebut. Bukankah dengan adanya gerbong khusus ini, gerbong yang mengucilkan perempuan, malahan hal ini adalah bentuk lain dari pelecehan. Malahan pelecehan terhadap kedua lawan jenis !

Bahwa perempuan tidak bisa menjaga dirinya sendiri, bahwa laki2 Indonesia sebegitu buruk akhlaknya sehingga harus dipisahkan dari perempuan ! Nahhhhhhhh


kehidupan – khalil gibran

Engkau dibisiki bahawa hidup adalah kegelapan
Dan dengan penuh ketakutan
Engkau sebarkan apa yang telah dituturkan padamu
penuh kebimbangan

Kuwartakan padamu bahawa hidup
adalah kegelapan
jika tidak diselimuti oleh kehendak
Dan segala kehendak akan buta bila tidak diselimuti pengetahuan
Dan segala macam pengetahuan akan kosong
bila tidak diiringi kerja
Dan segala kerja hanyalah kehampaan
kecuali disertai cinta

Maka bila engkau bekerja dengan cinta
Engkau sesungguhnya tengah
menambatkan dirimu
Dengan wujudnya kamu, wujud manusia lain
Dan wujud Tuhan.

~Khalil Gibran

http://www.penyair.com/


hari minggu

4 juli 2010

20.14pm

hari minggu di masa liburan anak2 kali ini, kami lalui dengan mengikuti acara bazaar yang diselengarakan oleh sebuah bank disekitaran itb. kami, ya sudah jelas bukan hanya aku dan suami, tetapi juga anak2. 🙂

pada saat suami menyampaikan tawaran untuk mengisi stand di bazaar tersebut, aku menanyakan juga ke anak2 apakah bersedia untuk membantu di kegiatan tersebut, ternyata mereka bersedia. okeeee dan dimulailah persiapan sehari sebelum acara.

mulai dari memperkirakan banyaknya bahan yang akan kami bawa, hingga pembagian tugas diantara kami. dan seperti di acara bazaar sebelumnya yang kami ikuti, tugas ayah adalah menggoreng 🙂 – hihihihi sabar yaaa, ada fotonya uey – . tugasku adalah meracik bahan hingga siap digoreng dan tugas kakak adalah menerima pesanan sekaligus menjadi kasir. tugas adik ?? bermain psp tanpa mengganggu kami yang lain 😀

pagi hari tadi, berangkatlah kami berempat dengan segala macam peralatan dan bahan. ditengah perjalanan, bukan, bukan ditengah, tetapi ditigaperempat perjalanan, tiba2 aku teringat bahwa bahan utama belum terbawa !! masih tertinggal di dalam freezer !! wahahaha terbayang kan … untunglah jarak rumah dan tempat acara tidak terlalu jauh. segera sesudah aku dan anak2 menurunkan barang2, ayah langsung balik badan kembali ke rumah.

singkat cerita, ayah sudah kembali dengan bahan utama, sementara aku dan anak2 sudah selesai mengatur meja sehingga menjadi stand yang efektif untuk berjualan.

sekitar pukul sembilan, pembeli mulai mengerubuti kakak untuk menyampaikan pesanannya – sayang seribu sayang, momen ini tidak terdokumentasikan, hiks -. naaaaa ini nih, tiba2 antrian sudah berjajar rapi – berjajar di dalam daftar pemesan, sebuah list yang sudah aku persiapkan sebelumnya -, karena sudah terbayang apabila tiba2 pesanan datang bertubi, waaaaah kakak bisa ribet ngga karuan apabila tidak dicatat. kalau pembelinya sih, yaaa ngga antri dengan rapi, mereka bergerombol, berjalan kesana kemari, naaaah lebih sulit lagi kan 😦

sekitar pukul sepuluh, bahan utama telah habis ! dimana masih saja berdatangan pembeli yang ingin memesan. dengan segera kali ini kakak yang berangkat pulang untuk mengambil bahan utama. dan yang cukup mengejutkan adalah, beberapa pembeli bersedia menambah daftar pemesan sementara kakak belum datang membawa tambahan bahan utama.

dengan sabar para pembeli menunggu kedatangan kakak. waaah saat2 seperti ini adalah saat yang tidak nyaman untuk diriku – eh padahal di foto aku dan adik terlihat hepi hepi aja hehehe -. iya kan, melihat pembeli yang menunggu sedangkan aku juga tidak bisa melakukan apa2 selain juga menunggu kedatangan kakak.

begitu kakak muncul dengan menenteng bahan utama, secepat itu juga pembeli yang sepertinya adem ayem tiba2 sudah kembali mengelilingi kakak menanyakan pesanannya.

wuiiih, aku dan suami tidak henti meracik dan menggoreng hingga akhirnya bahan utama habis lagi. jam baru menunjukkan pukul setengah satu. kali ini kami memutuskan untuk menolak pesanan, karena kali ini tidak hanya bahan utama yang habis, tetapi bahan2 yang lain juga sudah ludes.

ooooh iya, bagaimana dengan adik ? ternyata adik mendapat juga tugas :), yaitu membawa pesanan yang sudah selesai digoreng dari ayah kemudian dia serahkan ke kakak untuk kemudian kakak yang mengatur penjualan sesuai urutan di daftar pesanan. iyaaa, adik jadi kurir hehehehe

tidak hanya kami mendapatkan rejeki tambahan di hari minggu ini – alhamdulillah – tetapi juga anak2 turut mendapatkan pelajaran yang sudah pasti tidak didapatkan di bangku sekolah 🙂

hari yang patut kami syukuri dengan kerukunan kami berempat menjalani kegiatan tersebut dengan baik meskipun ada beberapa hal yang terjadi diluar perkiraan 😀

the end :))))))

ayah siap menggoreng

menunggu kakak


kakak

Suatu siang sekitar pukul dua belas, aku ditemani oleh adik duduk di belakang kemudi mobil yang tetap aku nyalakan mesinnya agar pendingin bisa menyejukkan kabin.  Sudah sejak dua hari lalu kakak mengikuti kegiatan seleksi pemilihan anggota OSIS di sekolahnya di luar kota.

Sesuai dengan surat edaran dari sekolahnya yang berisi daftar kegiatan mereka, hari ini jam dua belas siang mereka akan sampai kembali ke sekolah. Aku tidak sendirian, banyak orang tua murid juga menjemput anak-anak mereka. Para orang tua yang baru saling mengenal berusaha saling mendekatkan diri dengan mengobrol bersama.

Tidak lama kemudian terlihat sebuah truk bak terbuka polisi dengan tertutup kain terpal di bagian bak terbukanya memasuki halaman sekolah, kemudian diikuti oleh tiga buah truk serupa. Dari truk-truk yang berhenti berjajar persis di depan pintu masuk sekolah, berloncatan anak-anak dengan seragam putih birunya berkalung kain segi tiga berwarna jingga menyala. Iya, mereka adalah anak-anak yang terpilih menjadi anggota OSIS setelah mengikuti kegiatan seleksi.

Aku memperhatikan dengan seksama satu persatu anak-anak yang berloncatan itu, dan akhirnya aku melihat kakak meloncat turun dari truk menggunakan seragam dan kain jingga menyala melilit lehernya.

Pada waktu itu kakak duduk di kelas satu SMP, baru sekitar 3 bulan itu kakak duduk di bangku SMP. Kakak terlihat sudah menjadi anak besar dengan seragam putih birunya, dikalungi kain jingga menyala, menyandang ransel besar dan turun meloncat dari truk bak terbuka !

Aku terharu meilhatnya, bersyukur, dengan segala cerita suka dan duka, aku mengantar seorang anak menapaki kehidupannya hingga dua belas tahun.

Kejadian itu terjadi sekitar enam tahun yang lalu, dan sekarang sesudah lewat enam tahun kemudian kakak sedang menghadapi ujian akhir SMA. Waktu berlalu begitu cepat, dalam waktu enam tahun kehidupannya, macam cerita kehidupan yang dilaluinya amat beragam, cerita kehidupan yang harus dilaluinya akibat dari konsekuensi yang ditanggungnya sebagai seorang anak. Tetapi dengan ketegarannya kakak berhasil menyelesaikan masa sekolahnya tepat waktu.

Semoga kakak berhasil dengan baik mengakhiri masa SMAnya dan semoga kakak mendapatkan bangku perguruan tinggi sesuai dengan jurusan yang diinginkannya.