perikehewanan

29 november 2009
10.09am

Dalam dua hari ini aku tidak melihat acara berita di tv karena sudah terbayang apa yang menjadi tayangan utama, yaitu peringatan hari raya kurban.

Bukan mengenai berkurbannya yang aku tidak suka, tetapi penayangan penjagalan terhadap hewan kurbannya yang aku tidak suka. Sekarang ini sepertinya menjadi trend baru, mulai dari sekolah taman kanak2 hingga sma, peringatan hari raya kurban dilaksanakan termasuk dengan acara penyembelihan hewan kurban yang dilakukan di depan anak2 kita.

Banyak cerita diseputar penyembelihan hewan2 tersebut yang mempertontonkan tidak hanya kejadian penyembelihannya tetapi juga reaksi ketakutan dari hewan2 tersebut, belum lagi kesakitan yang dialami oleh para hewan tersebut dikarenakan para jagal adalah penjagal dadakan yang menjadi panitia acara peringatan tersebut.

Manfaat apakah yang ingin dicapai dengan mempertontonkan hal itu terhadap anak2 kita ?? yang aku juga kurang mengerti, hewan2 kurban itu dikalungi dengan tag bernama anak yang membayar harga hewan kurban secara penuh. Perlukah anak2 menjadi individualistis dengan mengetahui bahwa dirinya sendiri yang membeli hewan kurban tersebut secara penuh. Bukankah cukup mereka menghayati apa arti sebenarnya dari berkurban, mereka ikut merasakan mengeluarkan sebagian dari harta mereka untuk berbagi dengan saudara2nya yang hidupnya tidak seberuntung anak2 kita tersebut.

Bukankah bisa lebih manusiawi dengan cara anak2 kita cukup mengikuti pada waktu pembagian dagingnya (apalagi apabil daging sudah matang, sehingga lebih bermanfaat untuk yang menerima) ke saudara2nya yang tidak setiap hari bisa makan daging seperti anak2 kita ini.

Hari Raya Kurban, selain hari dimana kami sekeluarga merelakan sebagian harta dibagikan untuk saudara2 yang tidak seberuntung kami, tapi bagi diriku pribadi juga merupakan hari berkabung, hari dimana hati ini merasa miris apabila mengingat saat2 terakhir dari hewan2 kurban yang dilakukan dengan cara yang tidak memperhatikan perikehewanan.

About ami

kami ingin berbagi cerita kehidupan, gagasan dan peluang berkarya. terima kasih kepada yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membuka halaman blog kami. salam Lihat semua pos milik ami

22 responses to “perikehewanan

  • marsudiyanto

    Saya setua ini belum pernah berani lihat hewan disembelih, termasuk ayam sekalipun.
    Nggak tega aja.
    Apalagi kalau hewan besar macam kerbau, sapi, kuda dll.
    Megang ayam untuk disembelih aja gak berani.
    Dan kayaknya saya nggak mampu menghilangi rasa itu…
    ***
    kita segolongan ya pak🙂. matur nuwun kunjungannya

  • Love4Live

    semua bentuk ritual peribadatan sekarang ini telah kehilangan sakralitasnya…
    semua tak lebih syareat tanpa hakekat…
    ***
    iyaaaa

  • itempoeti

    ritual yg dangkal dan salah kaprah…
    ***
    lebih parah lagi, mereka2 yang berpunya mengadakan pesta makan sate kambing dan kare kambing sesudah ikut mendapatkan bagian daging kambing. hlah😦

  • JR

    selamat siang dan salam kenal…wakh pasti sibuk ngurus qurbanan ya om
    ***
    salam kenal kembali

  • gajah_pesing

    selamat hari raya idul adha 2009
    ***
    sama2 kang, meriah pasti ya acara ultah TPC nya🙂

  • pakne galuh

    persis sama dengan kejadian di masjid lingkungan saya mbak

    saat mau menyembelih beberapa hewan korban,pembawa acara berbicara dengan microphone dengan keras

    “ini sapi dari H.Badrun” setelah sapi H.Badrun tewas dilanjut lagi
    “ini sapi dari H.Zainal”…..
    begitu seterusnya sampai acara selesai
    ***
    pasti bangga ya yang disebut namanya itu😦

  • dyah suminar

    kadang kadang menjadi jauh dari makna yang akan kita capai….
    bahwa berkurban itu untuk siapa saja,,oleh siapa saja…dan kapan saja…seiklas nabi Ibrahim dan se taat nabi ismail….
    bukan terletak pada berapa jumlah hewan dst…tetapi makna berkurban bagi umat manusia harus ada setiap saat…
    ***
    iya betul bunda

  • Cah Gembagus

    setahu saya ada tiga golongan penerima daging kurban, pertama yang berkurban, kedua orang yang membutuhkan, ketiga orang yang merasa cukup dengan kehidupannya (bisa jadi yang ketiga ini kaya atau mapan)…
    soal pamer kekejaman itu saya menghayatinya sebagai pelampiasan… semoga setelah pamer kekejaman pada hewan, nggak lagi2 kejam pada sesama manusia… xixixi
    ***
    logikanya ngga begitu rasanya. kalau sama yang tidak berdaya saja bisa kejam, hlah berarti perikemanusiaannya pastinya tipis sekali

  • ciwir

    sepakat….
    penghayatan itu lebih penting daripada sebuag pengakuan bahwa aku berkorban wedus satus sing dikalungi jenengku…. jelas aku menolak mosok jenengku dikakungke neng wedusss??? (doh)
    ***
    wehehe nek wedus etawa tetep emoh kang ?

  • ajengkol

    Mbakyu saya termasuk anak kecil yang trauma gara gara ayahanda motong . . Dan itu ayam kelojotan . . Sampai sekarang kalau ada yang motong memotong hewan mendingan minggir
    ***
    duuuh kebayang mbak

  • kika

    Ya aku sepakat dengan ulasannya Mas. Memang harusnya tidk seperti itu. Wah sangat disayangkan perilaku ini..
    ***
    iya itulah

  • gajah_pesing

    komentar diatas kok nyebutnya mas?
    ***
    wahaha opo header mesti diganti yo urutan fotone

  • senoaji

    nek mbeleh karmic koala 9 koma 10 piye yooo??? ketoke halal kuadrat duehh!!

    wkwkkwkwk

    tolak open source wkwkkwkwkwk!!
    ***
    karmic koala ki opo? durung nate krungu

  • senoaji

    komengku iki mesti yo mlebu sepam, nyobo ahh…

  • xitalho

    Wuiiih..!! bloge koyok lagi musim salju…. hahahaha… kelip-kelip…

    Hla aku malah tak tinggal turu…. nunggu mateng wae…hihihi…
    ***
    cucok tenan, enakan turu yo🙂

  • luxsman

    aku masih selamat kemarin, gak ikut disembelih…
    ***
    wehehe sik kurang berisi opo piye kang

  • xitalho

    Pingin nggagas event mbeleh wedhus massal sak Endonesa sing ora pas Idul Adha carane piye yaa…?? Sate nek gratis ki ncen enak lho mbak…kekekek…
    ***
    hla iki sing jenenge eddy widodo lagek kumat😦 wkwkwk

  • gajah_pesing

    lho? kok belum update mbak? biasane kalo update dapat permen lho…

  • ajengkol

    Hu uh nih bolak balik kesini belum update juga hehehe *kabur*

  • Xitalho

    hahaha… mbak Amiii….. banyak fans sampeyan sing kecele kih…….

    Hiatus koq suwe men togh..??

  • xita lho

    Kulo nuwuuun….!!
    Spadaaaa….!!
    Permisiiii…!!

    Hihihi..laagi sibuk ya mbak…??
    ***
    wakakaka suorriii poro sederek, rasane gak duwe kesibukan cuma sok sibuk

  • richo

    hahaha masak sekarang peri jadi hewan ya, kan perikehewanan……. kasian manusia dah di geser
    ***
    haaah iya ya. jadi gimanaaaa hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: