hari2 selanjutnya

ami dan judith

ami dan judith

 

 

 

 

 

 

 

 

 

30 juni 2009
10.23pm
 

Melanjutkan cerita di postingku terakhir yang ternyata membuat beberapa sahabat kurang bisa menyimak perjalananku selama di Jogja. Maapin yaaa JJJ

Jadi ceritanya, sementara diriku dan si kecil ngendon di kamar semalaman, -eeeh tidak hanya bersama si kecil, menjelang senja, seorang sahabat masa kecilku mengunjungi kami-, suami dan sobat2nya sedang menikmati dinginnya hawa di Gunung Kelir semalaman hingga esok harinya.
Pagi hari, pada saat suami masih bergumul dengan dinginnya Gunung Kelir, aku dan si kecil menikmati pagi itu dengan bersantai di kamar, kembali si kecil bermain air, dan aku, ber telpon, ber sms membuat janji untuk bertemu kembali dengan sahabat masa kecilku dan seorang sahabat dari dunia maya.

Makan siangpun aku lakukan di kamar bersama si kecil. Tepat pukul 1 siang, petugas guet house mengetuk pintu kamar dan berkata ‘ maaf ibu waktu check out sudah habis’. Haaaah aku berpikir secepat mungkin untuk mengingat, hari apakah ini dan dimanakah suamiku??

Segera aku tersadar dan menjawab, ‘mbak, bukankah kita pesan kamar hingga besok, hari sabtu? sesuai dengan yang sudah disampaikan oleh suami saya?’

Kata si mbak, ‘tidak ibu, siang ini sudah harus check out sesuai jadwal yang kami catat karena kamarnya sudah dipesan dari jauh hari oleh ibu ….’

Haaaah panik juga aku, segera aku minta si mbak untuk mengkonfirmasikan dengan petugas front desk yang bertugas pada saat kami check in.

Pada akhirnya, iyaaa aku harus keluar dari guest house itu, tanpa persiapan. Beruntunglah diriku, si mbak berbaik hati untuk mencoba mencarikan hotel melalui telpon. Sesudah mencek beberapa hotel, tetap seperti pada saat kami baru sampai di Jogja, kebanyakan hotel fully booked, yang tersisa hanyalah kamar dengan tarif cukup tinggi. Dengan terpaksa aku memutuskan untuk memesan hotel di jalan Pasar Kembang, duuh bikin puyeng nih tarifnya. –masak siiih aku harus tunggu suami pulang di lobby guest house untuk kemudian berkeliling Jogja mencari hotel yang sesuai lokasi dan harganya?? No way lah

Setelah confirm hotel beres, segera aku mengumpulkan barang2 yang masih berserakan dibantu oleh si kecil, yang merasa terheran2, mengapa kami beberes dan pindah ke hotel lain. Jangan ditanya suamiku dimana …… beliau berada di tempat yang tidak terjangkau oleh signal telpon, tetapi bisa mengakses internet dengan baik, dan kami berhubungan melalui plurk, dengan kegiatan yang aku tidak tahu, dan sudah tentu tidak setiap saat menghadap laptopnya.

Sesudah selesai beberes kemudian semua barang terangkut ke lobby, si mbak front desk kembali membantuku dengan mencarikan taxi. Singkat cerita, aku dan si kecil menuju hotel di jalan Pasar Kembang sekalian aku minta supaya taxi melewati jalan Pakuningratan menuju Dagadu.

Lanjut, dengan aman tetapi masih diliputi perasaan yang campur aduk, antara marah, sebal dan geregetan, kami check in di hotel tersebut.

Sesudah meletakkan barang2 di dalam kamar, aku dan si adik meninggalkan hotel, menggunakan becak (lagi) menuju ke …. Malio Mall !! duuuh, si kecil ingin melihat mall tersebut dan membandingkannya dengan mall yang ada di Bandung. Seperti pada hari kemarin, aku mengadakan perjanjian, sesudah puas mengitari mall, maka kami berjalan menyusuri kembali jalan Malio J, kembali mengubek-ubek mencari beberapa barang yang belum aku temukan pada hari sebelumnya.

Oo iya, suamiku datang pada waktu kami masih di ruang makan hotel sesudah selesai menyantap makan malam kami.

Keesokan harinya, pada saat menikmati sarapan, kang Senoaji dan mbak Teteh mengunjungi kami, disusul dengan kedatangan sahabat masa kecilku, kemudian terakhir muncullah mbak Judith, dengan buah tangannya yang se … banyaklah. Duuuh jadi malu deh mbak, diriku tidak membawakan apa2 dari Bandung L. Terima kasih sudah menyempatkan bertemu disela jadwal mengambil raport putranya. Lain kali ketemuan lebih lama yaaaa

Obrol mengobrol terus berlangsung hingga waktu check out. Kali ini aku yang menghampiri front desk dan menyatakan akan segera check out, cukup sekaliiii ku diusiir. Ngga mau lageeee L

Sesudah dengan sukses check out tanpa rasa jengkel, kami bersama kang Aji dan teh Diana, menikmati soto daging di jalan ….. -opo yo kang judule dalane kae??- Sebelum kemudian kami menuju padepokan Joglo Abang yang sudah sering didengungkan, dirasani dan dijelentrehkan oleh sobat2 di blog2 tetangga. Kedatangan kami disertai oleh kehadiran Ki Demang dan kang Annosmile.

Kami menikmati ketenangan padepokan Joglo Abang sembari mengobrol, menikmati rujak esputer, siomay Jogja😉 dannn ngeplurk, inih kegiatan baruh nyang sedang mendemam disekelompok kumpulan sobat2 blogger J

Sesudah memasuki malam, kami berpamitan untuk kembali menyusuri jalanan melintasi jawa tengah, memasuki jawa barat dan kembali ke kota Bandung. –kelupaan ceritanya, gudeg kendil tidak ketinggalan kami bawa sesuai pesanan orang2 rumah Bandung J.

Terima kasih kepada semua sahabat yang sudah bersedia untuk menemui kami selama perjalanan ke Jogja. Semoga pertemuan tersebut semakin mempererat persahabatan yang sudah terjalin. Matur nuwun

About ami

kami ingin berbagi cerita kehidupan, gagasan dan peluang berkarya. terima kasih kepada yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membuka halaman blog kami. salam Lihat semua pos milik ami

17 responses to “hari2 selanjutnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: