batere sombong


4 januari 2009

4.40pm

Smooth Operator_Aiza Seguerry

‘Bisa lihat jamnya?’ begitulah pertanyaan yang diajukan oleh bapak tukang servis yang mangkal di trotoar jalan depan pasar Sukajadi sesudah aku dan adikku selesai berbelanja. Jam tanganku sudah beberapa hari ini mati perkirakaanku dikarenakan batere sombongnya –batere berukuran kecil mungil dengan harga yang mahal- sudah habis masa berlakunya. Untunglah ternyata jam tangan aku bawa. Dengan nada meyakinkan si bapak tersebut menanyakan kembali, aku menginginkan batere dengan ketahanan berapa lama, ketahanan batere yang setahun atau yang beberapa bulan saja. Sudah tentu aku meminta yang setahun. Sesudah si bapak membuka penutup belakang dari jam tanganku, sekali lagi dengan yakinnya mengatakan –sambil menunjuk ke sederet batere sombong yang masih terkemas rapat- bahwa dia menjual batere yang sesuai dengan batere yang ada di jam tanganku. Harganya ternyata tidak terlalu mahal, hanya 12 ribu rupiah.

Aku menyetujuinya dan si bapak mencungkil batere yang terpasang di mesin jam tanganku dan dengan gerakan yang cepat memasang batere baru yang dia cungkil dari kemasan batere yang masih rapat. Kemudian, si bapak mulai mencoba memasang kembali penutup bagian belakang dari jam tanganku. Ternyata amat sulit, tidak juga bisa menutup. Akhirnya si bapak tersebut mengatakan bahwa jam tanganku yang tahan air menyebabkan dia kesulitan menutup kembali penutupnya karena dia tidak memliki alat press. Sehingga lebih baik aku membawa jam tanganku itu ke toko jam.

Baiklah, sebelum kembali ke rumah aku dan adikku memasuki Istana Plasa, mall terdekat dengan rumah. Dan aku mulai tengok sana tengok sini mengingat-ingat di lantai berapa keberadaan toko jam. Akhirnya aku menemukan toko jam di lantai 2 dan menanyakan apakah bisa membantuku dengan menutup kembali penutup bagian belakang dari jam tanganku tersebut. Sesudah di coba untuk menangkupkan, si mbak penjaga toko mengatakan padaku, ‘Ibu beli baterenya dimana? Karena batere yang ibu beli ini salah ukurannya’. Ala maaak, itulah ternyata penyebab mengapa penutupnya tidak dapat dipasang kembali. Karena kebetulan toko jam tersebut tidak menjual batere yang sesuai dengan jam tanganku, si mbak menyarankan aku untuk mendatangi toko jam di lantai dasar yang dia ketahui menjual batere yang sesuai untuk jam tanganku tersebut.

Segera aku menuju ke toko jam yang disarankan tersebut, dan kembali aku menanyakan apakah bisa membantuku dengan menutup kembali penutup belakang jam tanganku, dan kembali pula si ibu penjaga mengatakan bahwa penutup tidak dapat di tutup karena ukuran batere yang salah! Ampun. Saran dari ibu penjual betere padaku, ‘Ibu lain kali kalau membeli batere untuk jam tangan ini, ibu harus mengatakan bahwa jam tangannya asli KW 1. Batere yang ibu beli itu untuk jam tangan palsu!’. Dan kali ini memang betul2 sombong batere yang sesuai dengan jam tanganku tersebut, bukan hanya ukurannya yang sebesar kancing baju, tetapi juga ketebalannya hanya setengah dari batere untuk jam palsu. Harganya 25 ribu rupiah, kaaaan sombong betul.

Aku hanya berharap si bapak tukang servis tidak memiliki pengetahuan yang cukup bahwa dikarenakan jam tanganku asli maka batere yang dia jual tidak sesuai. Bukannya si bapak itu mengetahui, tetapi demi untuk lakunya barang dagangannya maka dia berani membohongiku. Semoga.


About ami

kami ingin berbagi cerita kehidupan, gagasan dan peluang berkarya. terima kasih kepada yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membuka halaman blog kami. salam Lihat semua pos milik ami

4 responses to “batere sombong

  • ninien

    Wahh … Blog yang bagus! Ceritanya feels alive sekali.

    Kadang memang ngeselin kalau ketemu hal seperti urusan si batre dan si bapak penjual. But, sometimes not much we can do ya?
    ***
    awalnya niatnya bagi rejeki gitu sama si bapak. tapi kalau akhir ceritanya seperti itu, siapa yg mau promosiin si bapak?

  • mercuryfalling

    ya ampun…aku baru tau eh ternyata batere jam ada daya tahannya juga. pantesan tiap ganti batere di indonesia, kok tiap taon mati. hampir tak jual nih jam. ternyata…..

    thank youuuuuu…ah gak sia sia singgah kesini pagi2x😀

    eh jamnya cakeeeppp. modelnya manis, warnanya juga keren
    ***
    hehehe iya lah ada daya tahannya. terima kasih dah mampir.
    salam

  • Yari NK

    Baterai CR2032 yang untuk jam tangan baterai saya hampir sama dengan CR2025. Karena CR2032 itu berarti diameter baterainya 20 mm sedangkan ketebalan baterainya 3,2 mm. Sedangkan yang CR2025, mempunyai diameter baterai 20mm dan ketebalan baterai 2,5mm. Diameternya sama, ketebalannya hanya berbeda 0,7mm. Perbedaan ketebalan 0,7mm mana dapat sepintas lalu berbeda jika dilihat dengan mata telanjang?? Mangkannya kita harus hati2…🙂
    ***
    betul salah saya sendiri kurang teliti🙂. salam

  • rio

    makanya jngn mau dikadalin, saya aja pernah mau dikadalin tukang jam, ganti batrai dikasih yg lebih tebal, muat sih muat, tapi tidak rata dengan penutup mesin, sehingga plastik penahan mesin tidak pas dudukannya karena terganjal batrai yg ketebalan, eh tukangnya mau maen potong aj tuh plastiknya, untung aja langsung sy cegah, setelah dilihat2 memang seri batrainya tdk sama, alasan tukangnya supaya jamnya lebih kuat karena mesinnya doubel ada kalendernya, bener2 alasan stupid.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: