mandiri

17 November 16, 2008

00.15am

Absolutly Smooth Jazz on Sky Fm_radio online

Sejenak aku teringat kegundahanku mengingat jawaban dari pertanyaanku, yang sebetulnya tidak mengagetkan tetapi cukup membuat aku berpikir, bagaimanakah cara terbaik mengarahkan dan menjelaskan pada  anak2 apa arti sebuah perkawinan yang juga kemudian akan berlanjut pada apa arti sebuah keluarga.

Mengingat ke dua anakku adalah laki2, maka sudah tentu aku ingin mereka mengerti dan memahami sepenuhnya peran seorang laki2 di dalam perkawinan dan di dalam sebuah keluarga. Mereka juga bisa mengerti dan menghormati peran seorang perempuan sebagai pasangan mereka dan ibu dari anak2 mereka.

Yang aku ketahui cara terbaik dan yang paling bisa kita lakukan adalah menjadi contoh dari peran2 yang aku sebutkan diatas. Hingga saat ini menurut pendapatku menjadi contoh adalah tugas terberat yang dipikul kita sebagai orang tua. Dan tidak bisa dipungkiri, orang tua adalah panutan dari anak2nya karena interaksi antara anak dan orang tua adalah yang paling intens dan panjang.

Apabila kita mau mengingat, kita sendiri sebagai anak, sudah barang tentu orang tua kitalah yang banyak kita tiru atau anut untuk menjalani hidup ini, meskipun apabila kita cukup bijaksana mengikuti perkembangan jaman, kita akan menyesuaikan dengan situasi dan kondisi sekarang ini. Ada kalanya apa yang sudah dilakukan orang tua kita kurang tepat apabila diterapkan di jaman sekarang ini.

Ada hal2 yang diterapkan orang tua pada kita yang tidak tepat apabila kita terpakan pada anak2 kita. Tetapi sering juga terjadi tanpa kita sadari, kita menerapkan hal2 yang persis sama dengan hal2 yang diterapkan orang tua pada kita saat masih berusia anak. 

Untuk selalu mengingat bahwa tindakan dan perilaku kita amat mungkin akan diikuti oleh anak2, juga adalah sesuatu yang tidak mudah. Karena seringkali terjadi, kita terhenyak dengan apa yang dikatakan atau dilakukan anak2, karena mengingatkan pada perkataan dan tindakan kita sendiri. Apabila hal tersebut adalah hal yang positif sudah tentu kebanggan yang kita rasakan, tetapi bagimana apabila hal yang negative, wah.

Sebagai orang tua, kitapun tidak boleh berhenti belajar, mengamati dan mencari cara terbaik untuk menyampaikan hal2 apa saja yang akan kita teruskan pada anak2, karena pengaruh faktor jaman, lingkungan dan fokus utama akan menjadi landasan kita untuk mengarahkan dan membimbing mereka yang sudah pasti harapan kita adalah hal2 tersebut akan menjadi pegangan  untuk menjalani hidup sesudah mereka memasuki usia mandiri.

Arti kata ‘mandiri’ amat penting untuk diketahui dan difahami, karena sering kutemui, pemaknaan kata mandiri ini diartikan setengah2.

Yang aku ketahui, mandiri –yang terkait dengan hubungan orang tua dan anak- adalah keadaan dimana sebagai anak, sudah melewati batas umur anak –sekitar 17 tahun keatas-, sudah menyelesaikan jenjang pendidikan tertentu yang menjadikan anak bisa mendapatkan pekerjaan, sudah bisa menyelenggarakan tempat tinggal –ini adalah salah satu hal yang perlu disampaikan pada anak, bahwa penting bisa memiliki rumah tinggal sendiri-. 

Untuk saat ini itulah yang bisa aku ingat, tetapi sudah pasti ada hal2 lain yang memenuhi syarat kemandirian.

As parents we must sure what is the meaning of stand at our feet, because that is the point that children must understood well.

About ami

kami ingin berbagi cerita kehidupan, gagasan dan peluang berkarya. terima kasih kepada yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membuka halaman blog kami. salam Lihat semua pos milik ami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: