galau

6.40pm

‘Aku Bukan Untukmu’ _ Rosa

Hari ini memasuki hari pertama di bulan ke tiga tahun 2008. Tidak terasa begitu cepat waktu berlalu. Problem yang dihadapi tiap manusia tidak akan berhenti sebelum kita meninggalkan dunia ini. Lama aku memikirkan, apa arti sebenarnya hidup di dunia ini. Iya, aku sering membaca dan juga meyakini bahwa hidup di dunia ini adalah belajar, our soul learning in varieties of circumstances so it will increase the spiritual growing.

Tetapi sampai di taraf mana problem2 yang timbul dapat kita atasi dengan baik, dengan tenang, dengan sabar dan dengan cepat dapat terselesaikan. Yang mengherankan, satu problem selesai, akan timbul problem baru. Bagaimana bisa rantai problem itu kita hadapi  tanpa merasa bahwa kita salah jalan.

Memang keyakinan yang memudahkan kita untuk bisa menerima problem yang ada adalah dengan meyakini bahwa kita hidup tidak tanpa tujuan, tanpa guidance, tanpa perlindungan. Ok, tetapi bagaimana bisa dengan tenang menghadapi problem yang begitu mendesak untuk diselesaikan, dengan begitu banyak pagar2 yang sebetulnya di buat oleh diri sendiri.

Aku pernah membaca, kalau kita menghadapi situasi yang stuck, yang seperti tanpa jalan keluar, maka yang harus dilakukan adalah mengevaluasi kembali apakah our belief system yang kita pegang teguh itu benar adanya. Apakah perlu penyesuaian dengan keadaan dunia ini. Whatever we want to do, we are still live in this world. This world, this country, this environment yang …. Ok kita tidak memilih, kita terlahir disini, kita terlahir in this place, this country with these circumstances.

Kadangkala penyesuaian yang seharusnya dilakukan terkalahkan oleh ego, oleh kebanggaan diri. Kita tidak ingin, tidak mau melakukan penyesuaian karena tidak ingin dikatakan gagal mempertahankan apa yang sudah menjadi keyakinan kita itu.

Yang selalu dikatakan adalah yang terbaik kita harus bisa count on our self, we can’t count on others. But katanya kita adalah makhluk social. Ok ada beberapa keadaan memang yang tanpa kita mintapun akan masuk pada situasi dimana kita tidak bisa bergantung pada orang lain. Iya, itu pasti pernah dialami oleh siapapun.

Bagaimana bila problem yang muncul adalah disebabkan karena pagar2 yang dibuat yang terlalu ketat yang akhirnya menyempitkan ruang gerak, yang kalau melihat situasi sekarang ini, dengan ruang gerak yang sempit, apa yang bisa dihasilkan??Problem ….Bagaiman bisa meyakinkan bahwa yang harus di evaluasi adalah diri sendiri. Tidak bisa terus menerus blaming on others or on the situation. Bagaimana bisa mendapatkan jalan keluar bila kita dalam situasi dimana kita hidup tidak sendiri. Kita hidup dalam sebuah keluarga. Keluarga inti, keluarga besar, keluarga masyarakat sekitar dan keluarga dunia.

Bagaimana bila orang2 disekitar kita adalah orang2 yang penuh dengan keyakinan diri yang menyebabkan mereka begitu yakin bahwa mereka benar dan mereka akan memaksakan kehendak2 dan pikiran2nya yang kata mereka supaya kita menjadi lebih baik.

Jalan kehidupan yang salah, itu tidak ada. Pilihan jalan hidup yang salah, itu tidak ada. Yang ada adalah, kita memilih, menentukan jalan hidup include the positive and negative effects. Iya, yang sering terjadi adalah efek yang timbul adalah hal2 yang tidak kita perkirakan sebelumnya, tidak kita perhitungkan sebelumnya. Terkadang yang sudah kita perhitungkan sebelumnya malah tidak terjadi.Apa yang menyebabkan hal itu terjadi ….That is the nature’s mystery. Tidak betul2 mendengarkan kata hati pada waktu memutuskan sesuatu.  Masih lebih menggunakan perhitungan2 yang timbul dari pikiran.

Apakah betul apa yang menjadi dasar pertimbangan kita adalah kata hati, bukan perhitungan pikiran. Didn’t we confuse between heart and mind?

Apakah perhitungan pikiran tidak boleh digunakan? Untuk apa manusia dibekali pikiran dan akal budi.

Perhitungan pikiran sudah pasti berguna, berguna untuk menemukan jalan agar apa yang menjadi tujuan dari kata hati akan tercapai. Iya, hasil akhir dari tujuan itu who knows. But yang terpenting adalah proses menuju tujuan itu melalui jalan yang manfaatnya bisa dirasakan oleh diri dan orang2 disekitarnya. Bukannya malah mencelakakan diri dan orang2 disekitarnya.

 

 

About ami

kami ingin berbagi cerita kehidupan, gagasan dan peluang berkarya. terima kasih kepada yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membuka halaman blog kami. salam Lihat semua pos milik ami

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: