nikmat nan haram

29 mei 2009

7.31pm

 

Dunia yang jauh dari diriku tapi tidak bisa dipungkiri bahwa dunia itu ada.

Dunia yang katanya adalah dunia hitam, dunia yang katanya seumur dengan peradaban manusia, dunia yang katanya kotor dan bejat tetapi dunia yang pada kenyataannya adalah dunia yang tetap digemari.

Dunia yang didominasi kaum perempuan, dunia yang menjadi tujuan laki2 tak bermoral, dunia yang terjangkiti penyakit tetapi dunia ini tidak juga bisa dihilangkan.

Jangan salahkan desakan ekonomi, jangan salahkan akibat dari sakit hati, jangan salahkan perempuan adalah penggoda, karena tanpa permintaan maka tidak ada persediaan.

Cara termudah untuk menutup dunia hitam ini adalah bergantung dari hasrat laki2 yang terkendali.

Apakah karena katanya, ‘semakin haram semakin nikmat’ inilah yang menjadikan pengendalian hasrat laki2 tidak difatwakan … -atau sudahkah ??-

About these ads

About ami

kami ingin berbagi cerita kehidupan, gagasan dan peluang berkarya. terima kasih kepada yang telah bersedia meluangkan waktu untuk membuka halaman blog kami. salam Lihat semua pos milik ami

16 responses to “nikmat nan haram

  • itempoeti

    seperti layaknya kehidupan ini yang selalu terdiri dari dua…, terang-gelap.., baik-buruk.., siang-malam.., panas-dingin.., laki-perempuan…

    seperti sekeping mata uang dengan dua sisi yang berbeda namun saling melengkapi…

    yang baik tak akan pernah terlihat baik jika tak ada yang buruk… sebaliknya.., yang buruk tak akan pernah ada jika tak ada yang baik…

    itulah pendulum kehidupan yang bergerak seperti bandul jam, bergoyang dari satu titik ekstrim ke titik ekstrim yang lain sampai akhirnya terhenti diam tak bergerak di titik gravitasi.., kematian…
    ***
    jadi ada dunia hitam dan dunia putih yang tidak bisa tidak pasti ada gitu ya

  • suryaden

    perempuan dan anak perempuan, selalu menjadi korban dan bualan laki-laki, namun salut dengan gerakan kaum perempuan yang sedang bersemangat memperbaiki perilaku masyarakat dengan toolsnya, memang dibutuhkan para ahli social engineering yang sabar dan solid untuk mengubahnya…
    ***
    iya itu kang, kesadaran kedua jenis ini untuk saling menghormatilah, sesama makhluk Tuhan

  • ernalilis

    Ya itu Ami, kenapa dunia itu semakin lama kayaknya malah dilegalisasi. Bahkan sebutannya adalah PEKERJA.. apakah mereka bekerja? Apakah sama dengan petani, petambak, pemulung?
    ***
    itulah na, ngenessss rasanya

  • annosmile

    dunia itu berputar
    yang baik belum selamanya baik
    yang buruk tidak selamanya buruk
    akan tetapi yang haram akan seterusnya haram dan tidak ada pengecualian
    ***
    gitu ya kang

  • ammadis

    Itulah yang terjadi….

    Semua aspek yg terlibat dalam ‘dunia hitam’ tak mau

    disalahkan…wong semuanya menikmati koq!

    Klo sekedar fatwa…Haram…haram…haram….

    akh facebook juga kena getahnya dah…untuk apa coba…? Kembalikan saja ke personality-nya…sudah sehancur apakah? Sudah separah apakah…?

    Syukur-syukur mo sadar…klo mau…hancurkan saja diri

    kalian sendiri tanpa pedulu dgn fatwa ini itu…

    Mudahan saja pelaku ‘dunia hitam’ bisa membuat dunia

    mereka lebih bercahaya nantinya…..
    ***
    iya itu fesbuk kok diurusin. banyak yg lebih penting tapi ngg terurus

  • sakainget

    bagaimana dg sebuah ungkapan yg pernah kita dengar :
    bahwa “hancurnya suatu bangsa karena wanita” – salam sakainget
    ***
    wanita jangan dijadikan alat untuk menghacurkan bangsa, jangan dijadikan sekedar objek kang. saling menghargai antar gender kan bagus. salam kembali

  • lescaboma

    prihatin ya bu….:(

    btw, it’s a very nice writing :D
    ***
    prihatin banget nget jeng

  • manusiahero

    ada apa dengan laki2..iya sih semakin mudah orang berbuat jahat hohoh
    ***
    yang ada apa itu dengan hasratnya kang

  • wahyoe

    dunia hitam berarti lampunya lagi padam ya om :D
    ***
    he eh padam gulita :D

  • galuharya

    dunia itu memang digandrungi
    bahkan di kota saya adalah yang terbesar di kawasan asia tenggara

    namun sulit untuk menutupnya,karena katanya itu merupakan aset bagi kota itu sendiri serta disana banyak perut yang menggantungkan nasibnya

    dari tukang semir sepatu,penjual rokok sampek para makelar wanita penjaja
    ***
    kaan, makin ngenes kang

  • kopral cepot

    dari “itempoeti” nembus ke “mewarna”
    maka biarkan dunia hitam dan dunia putih itu milik itempoeti
    maka jadikanlah disini dunia mewarna ..
    dunia penuh warna merona
    dunia harapan dan impian
    dunia berbuat dan berkarya
    dunianya masa depan

    Salam Rindu
    Salam Sayang
    Salam Dunia Mewarna

    (ngikut KangBoed :D)
    ***
    wah saya mesti belajar dulu dari KangBoed :D.
    hatur nuhun telah menggabungkan hitam dan putih dan warna menjadi dunia mewarna :D

  • Eka Situmorang-Sir

    Apeechless mbak.. bingung mo komen apa
    begitu memang adanya
    mau nyalahin siapa juga sulit…
    ada permintaan maka ada penawaran…
    ***
    iya ka, barusan baca cerita mengenai mereka, ngenesss

  • senoaji

    aku kok mesti telat yo komeng neng kene.. terus piye iki enake!! cobo nek haram dan halal iku berbentuk Pin WAKAKKAKAKKAKK!!
    ***
    terus pin dipasang nang awak bagean endi yo :D

  • mbah sangkil

    ada yg salah dengan negara ini dalam penanganan dunia hitam. Negara terlalu berpikir instant dan pragmatis yaitu dengan cara berusaha menghentikan secara cepat dan instant, padahal untuk kasus2 seperti ini tidak bisa dilakukan dengan cara yg instant harus dengan cara “mengendalikan penurunan” sampai nanti pada titik tertentu akan pelan2 terkurangi. Sistem kontrol, hukum dan lembaga hukum yg tidak konsisten juga menjadi biang permsalahannya. Hidup Indonesia!!!!
    ***
    hidup hitam!! eeh putih!!! Indonesia !!

  • cahsholeh

    jadi ingat lagunya bang rhoma irama:
    “kenapa yang enak-enak, itu diharamkan… kenapa yang asyik-asyik, itu yang dilarang… ah.ah.ah.ah.ah.ah.ah.aaaaaaa…. itulah perangkap setan”… lho, aku kok malah nyanyi to?
    ***
    ra popo sing penting hepi :)

  • dek cink

    Dunia hanya tempat mampir saja, kehidupan yang kekel adalah di akherat. So, jangan smp kita teripu oleh kenikmatan duniaaaaaaaaa yg fana ini…
    ***
    betuuuuul :)

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: